Uh…

August 24, 2007

duh.. ada apa ini…

belakangan ini kok rasanya kehilangan mood nulis yah…

maleees banget..

yah, semoga gak lama2..

dEekZ_

Advertisements

Mounting NTFS di Fedora

August 16, 2007

Langsung ajah, jengkel dengan terror virus yang gak ada abis-abisnya, muncullah ide buat ganti OS di PC kantor ke Linux.
Mikir2, akhirnya jatuhlah hatiku ke Fedora Core 6. Selain tampilannya cakep, juga karena orang2 kantor banyak yg pake, jadi banyak tech support gratisan deh, heheheh.

Instalasi berjalan mulus, lebih lancar dari tol Jagorawi. Booting pertama, sip.. gak ada masalah..!
Masalah pertama mulai nongol waktu kulihat Headset yang tergeletak di atas meja.. kayaknya ada yg ngganjel ya..
walah ternyata aku baru nyadar, file2 pentingku (termasuk lagu2 gending jawa pengantar kerja) masih ketinggalan di mesin Window$ yang notabene udah jadi “kandang virus” itu.
File sistem di Fedora pun ku acak2, kagak ketemu juga.
di locate, ketemu di /dev/disk/by-label/hd.
tapi begitu di bukak, eh ternyata si fedora belom kenal sama NTFS.. gimana bos…?
lagi2 mbah google punya solusinya.. pake ntfsprogs sama ntfs-3g.
langsung…

1. Untung di Fedora ada fasilitas buat install paket langsung dari repositori-nya, yap.., pake ‘yum’.
Buat nginstall ntfs-3g, kita bakal butuh utilitas2 seperti ntfsprogs-gnomevfs dan fuse.
Makanya di install bareng2 pake yum. Commandnya:

# yum install fuse fuse-libs ntfs-3g ntfsprogs ntfsprogs-gnomevfs

2. tunggu aja beberapa lama, sampe instalasi benar2 selesai. sesudah itu siap mounting deh..

# mkdir /mnt/windows
# ntfsmount /dev/disk/by-label/hd /mnt/windows

3. nanti bakal muncul warning, tapi gak usah dibaca (males bgt, soalnya pake bahasa inggris,. Berhubung rasa nasionalisme yang tinggi, aku gak pernah baca itu)

4. OK, silahkan di cek… masuk ke folder /mnt/windows/ terus di ls deh, udah ter-mount atau belom…, kalau belum ya baca lagi dari awal. heheheh.

OpenBSD, Mau…?

August 16, 2007

Bismillahirrohmanirohiim..

OpenBSD adalah sebuah sistem operasi berlisensi GPL (Gak Pake Lama), yang berarti penggunanya gak perlu pake lama-lama untuk mendapatkan lisensinya. Bercanda kok, yg bener General Public License, yang berarti free, atau kerennya ‘open source’.
Jadi gini ceritanya : – source: http://corebsd.or.id/

“Pada awal 1990, Theo de Raadt bertanggunjawab untuk melakukan porting NetBSD pada mesin-mesin SPARC. Namun karena terjadi ketidakcocokan antara Theo dan NetBSD core team untuk masalah pengembangan NetBSD, membuat Theo hengkang dengan mendirikan proyek baru bernama OpenBSD.

OpenBSD lebih memfokuskan pada tujuan memproduksi sebuah operating system yang secure. Pada awal 1996, OpenBSD team membuat analisa baris-per-baris untuk setiap source code yang disertakan untuk menghindari adanya potensi bugs dan security hole. Dengan tujuan menemukan bugs sebelum orang lain menemukannya, membuat OpenBSD semakin matang dengan konsep โ€œsecure by defaultโ€-nya.

OpenBSD juga mengembangkan porting ke banyak mesin, hal ini sepertinya terinfluence dengan pengembangan NetBSD mengingat OpenBSD juga lahir dari NetBSD, telah banyak mesin-mesin Motorola 86k, VAX, dan Intel yang berhasil diinstall OpenBSD sebagai operating systemnya”

Ya, gitu deh pokoknya. Setau saya yang baru beberapa bulan mengenalnya, OpenBSD memang pantas untuk diperhitungkan untuk penggunaan sistem server, maupun kebutuhan netflow.
Beberapa keuntungan OpenBSD menurut yang pernah saya alami ya kira2 kayak begini…

  • Ringan. Untuk sistem operasi server, OpenBSD bisa dibilang sangat ringan (tidak lebih dari 1 CD distribusi).
  • Nggak manja. PC P1, RAM 16Mb sudah cukup memadai untuk dipakai sebagai gateway atau bridge yang cukup handal dengan racikan OpenBSD.
  • Multiplatform. Hal ini lebih mengarah pada perangkat yang telah didukungnya. Tidak perlu risau untuk mengganti perangkat di tengah2 operasional, OpenBSD akan langsung mengenalinya tanpa harus melakukan update apapun pada kernel.

Mungkin sementara hanya itu yang bisa saya sampaikan, berdasar pengalaman saya yg sangat minim terhadap sistem operasi ini.
Kabar terbaru sih, kabarnya pak de Raadt (bapaknya si OpenBSD) agak bersilisih paham dengan mas Linus (bapaknya si Linux). yaa, kok gitu ya.. padahal yang bener kan orang2 pinter pada ngumpul terus mikir bareng, terus bikin sesuatu yang bermanfaat bagi umat manusia.
Sampeyan setuju…?

———–
dEekZ_
———–

Langsung saja, ceritanya begini..
Di kantor, blok IP saya di bann untuk download diatas 500Kb, terus ada blocking beberapa situs (salah satunya FS–> duh..!)
Akhirnya sowan ke rumah Om Google, nanya2 sana-sini, ketemu cara ini deh.. yahud bgt.

Langsung..! kebutuhan:
– Windows XP
– Putty
– sebuah mesin Unix (ber-IP publik, dan kita mesti punya akses ke situ –> nah loo..)
– sedikit nyali (kalau kethuan si bos bisa berabe)
– udah. he he he

Pertama, kita buka si putty, isikan IP publik Mesin Unix inceran kita di kolom Host Name (or IP address) dan port 22 –> SSH

Di bar sebelah kiri pilih opsi SSH –> tunnels.
Nah, setelah itu, pertama yang harus dilakukan adalah memilih opsi dynamic pada radio button (form paling bawah)
Lalu isikan sembarang angka (port –> antara 5001 sd 9999) pada field ‘source port’ klik add, maka secara otomatis port yang kita masukkan akan berpindah ke kolom bagian atasnya.

Klik open. Sip, kita udah masuk ke konsole mesin target.. isikan autentikasi (username dan password)
Biarkan saja seperti itu, dan jangan di close, sebab pada dasarnya putty inilah yang menjadi tunnel (terowongan) yang menghubungkan Desktop kita dengan mesin unix yang kita tumpangi. Jadi kalo putty-nya kena close yaa.. jembatannya ambrol deh..
Sesudah itu waktunya berpindah ke mesin Window$ kesayangan kita, bukak browser anda (saya mencontohkan dengan IE)
Pilih menu Tools->Internet Options-> klik bar ‘Connections’ –> LAN settings.
setelah masuk menu LAN settings, beri tanda cek pada ‘Use Proxy …. ‘(biarkan form-nya kosong) kemudian klik Advanced.
Isikan pada bagian Socks dengan IP loopback (127.0.0.1) dan port dengan port yang tadi kita tentukan (5001 – 9999)

Klik OK.
Siap di tes deh..

Topologies:

Explain :

– panah warna merah menunjukkan jalur “resmi” yang seharusnya dilalui.
– panah warna Biru menunjukkan jalur yang dilalui dengan SSH-Tunnel

Mesin windows kita menggunakan mesin Unix sebagai (semacam)proxy untuk melakukan akses keluar. dengan memanfaatkan PuTty sebagai tunnel (terowongannya).

——–
dEEkZ_
——–

Crontab, si Tepat waktu

August 16, 2007

okay, langsung ajah..
di sistem operasi Unix dikenal sebuah fasilitas penjadwalan otomatis yang dinamakan cron/crontab.

secara umum, cron disimpan pada sebuah file yang letak dan namanya berbeda pada setiap distronya.Di Linux saya biasa memakai Fedora, dan BSD dengan OpenBSD. Nama, dan letak file konfigurasi di kedua distro tersebut berbeda. Di Fedora, ada di /etc/crontab, sedangkan di OpenBSD (dan distribusi BSD umumnya) terletak di /var/cron/tabs/root.

fungsinya adalah sama saja, yaitu untuk mencatat perintah (bisa berupa command line langsung maupun command yang sudah tersusun dalam sebuah file bash/shell/perl script) serta waktu (timing) kapan perintah tersebut akan dieksekusi.

Penulisan file cron ini pun sedikit berbeda pada setiap distro, namun secara garis besarnya sama.
bentuk umunya adalah sebagai berikut:

* * * * * * *

penjelasan :

di atas adalah bentuk umum untuk sintaks crontab. Terlihat ada 7 kolom (blok)

  • blok pertama adalah menit, yaitu menunjukkan menit pada jam yg dipilih — nilainya 0-59.
  • blok kedua adalah jam, yaitu menunjukkan jam pada hari/tanggal yang telah ditentukan. — nilainya 0-23.
  • blok ketiga adalah tanggal, yaitu menunjukkan tanggal pada bulan yang telah ditentukan. — nilainya 1-31.
  • blok keempat adalah bulan, yaitu menunjukkan bilangan bulan. — nilainya 1-12
  • blok kelima adalah hari dalam minggu, yaitu menunjukkan urutan hari dalam seminggu. — nilainya 1-7
  • blok keenam adalah user yang diberi hak untuk melakukan command. (blok ini tidak selalu diperlukan)
  • blok ketujuh adalah command atau letak file perintah.

contoh #1

30 05 * * * root rm /var/log/httpd/*

penjelasan:
jadi, setiap hari, pukul 05:30 pagi, perintah “rm /var/log/httpd/*” akan dieksekusi, yang berarti akan menghapus semua file dalam folder /var/log/httpd/.

contoh#2

10 05 01 * * root /bin/sh /etc/script.sh

penjelasan:
pada pukul 05:01 setiap tanggal 1, setiap bulannya, akan dieksekusi kumpulan perintah pada file “/etc/script.sh” (yang berupa file shell/bash script).
Sekian dulu, kalau ada waktu dan ilmu baru, insyaAllah saya tulis lagi..
-mohon koreksi-

regards,
dEekZ_

Session on PHP Language

August 16, 2007

Well, this time I’ll write you about Session.. yah.. a real concept which i think the most important thing at the CGI programming when we are talking about the security aspects.
Now lets start..
Session analogical are like a account we assign into a server. The simple way to understad it is by the real example.. Im sure you ever login into any sites related into user support and connect to a database, right ?
well, whenever you login in, the real are you are assign a information about your account informations, including user id, even your password, but some mecines will encrypt this, dont be worry..:)
This information will be saved in a specified server untill you sign out (log out). When you decide to log out, the system will kill your session in server so you dont have any account anymore..
Now, lets practice this mecanism.. ๐Ÿ™‚

<?php
session_start(); // start session
$_SESSION[‘name’] = ‘betet’;
?>

remember… you have to write session_start(); to enable the session. This function not only used to start the session but also to continue the session assigned before.. so that you can use your session information in whole scripts and pages.
The real conditions are, you have wrote or assign your information ($_SESSION[‘name’] = ‘betet’;).. session name (betet) will be saved into server to assign your identity.

Now, how to kill my session information ?
check this scripts..

<?php
session_start();
session_destroy();
?>

This script will destroy your session file from the server and of course you will not known anymore.
so if you want to save your information again you have to login again..

well, i think thats enough.. for further information please drop me a reply…

Regards

What is a Protocol ?

August 16, 2007

In a beautiful summer you have a picnic at a nice garden with some friends.
Immediatelly you’re meeting a stranger from another country which of course having a different language with you.

He asking you to get know each other and introduce him self to you.. Of course you don’t understand what his purpose, why ? of course because you are using different language with him.
You just taking it easy and introduce your self too. After all, you start to tell him about your beautiful country.. once again.. with your own language which unknown by your new friend.
You told him many things.. and immediatelly he bust you and take you to the police because he thought that you’re a terorist according to your conversations.. once again.. why ? sure.. because he dont understand your language.

Well, now lets finish the story and start the lessons… ๐Ÿ˜€
how important a Protocol are ? of course the answer are: very important.
the protocol allow some device (in this case computers) to communicate each other.
We can say that protocol is a language for human being.. by the protocol devices can share information, share the source or even some connections to internet.

there are many protocol invented. As long as my experience each vendor has assign their own protocol to connects their devices.
as example Novell with NETBios, Aple MacIntosh with ApleTalk also Unix with IPX.

OK, enough for this time.. see you at next tutorials..
bye!

-Mas Deekz_-