sebelumnya, silaken berkunjung dulu ke ***link removed*** dan liat-liat.
sudah?

nah kurang antusiasnya user untuk menggunakan ipv6 (selain karena alasan “belum butuh”) adalah karena kurang adanya provider dengan konten menarik yang mewajibkan user untuk menggunakan ipv6 dalam mengaksesnya.

contohnya search engine (tak usah saya jelaskan lagi seberapa besar kebutuhan user untuk menggunakan jasa search engine). jika (seandainya) Google hanya menempatkan search engine nya dengan platform ipv6 (tidak dengan dual stack) maka mau tidak mau user akan berusaha mendapatkan/memasang ipv6 di laptop mereka untuk bisa mengakses google (selain alternatif berganti search engine ke yahoo! atau altavista tentunya).

nah link yang saya suguhkan diatas memiliki ide yang cukup menantang, yaitu menyuguhkan konten-konten “panas” dan GRATIS dengan menggunakan ipv6. ok, kita tak perlu berbicara moral dan etika terlebih dahulu, sebab gak bisa dielakkan lagi user sangat “mencari” konten jenis ini dan sayangnya saat-saat sekarang sukar sekali dijumpai yang gratis. nah dengan disediakannya konten adult gratisan dan menggunakan ipv6, sangat dimungkinkan user akan berusaha mendapatkan dan menggunakan ipv6 ini di workstation mereka, karena memang cukup mudah mendapatkannya. cukup lapor ke provider internet tempat berlangganan, saya yakin mereka punya solusi yang bagus untuk Anda.

tapi untuk menghadirkan konten panas di indonesia? saya kira dengan alasan apapun akan menemui jalan buntu. jadi ya mestinya dipikirkan untuk memberi konten lain yang tak kalah menarik tentunya. atau dengan menggratiskan beberapa layanan internet berbayar hanya jika diakses dengan ipv6 misalnya. (ok, maksud saya disini adalah seperti detikportal).

berminat ?


nb: trims buat mas KW yang sempet nyindir buat kembali menulis

Advertisements