ayo menggambar si bos!

August 18, 2008

malem-malem, kerjaan kelar, mau nonton bokep eh males, udah apal gaya nya, pasti gitu-gitu aja, urutannya selalu sama. habis ini pasti gini, terus gitu, terus terakhir begituan. klise banget. (kok malah membahas bokep? dasar ngga jelas!)
akhirnya jalan-jalan naek firefox, ketemu http://www.drawyourboss.com/.


situs unik yang diprakarsai oleh jeremiah murphy, aktor comedy sekaligus movie maker dari new yourk.
situs ini menampung kekesalan terpendam para keryawan terhadap bos di kantor. jadi kita bisa upload gambar berisi apapun, bisa tentang makian terhadap bos, plesetan, dan lainnya. menarik memang, cukup menghibur.
intinya, sang kreator ingin mewadahi kejengkelan karyawan dengan media gambar, dan akhirnya bisa menghibur orang lain.

” DRAWING   SUBMISSIONS: Stick it to the man! SEND ME YOUR DRAWINGS! An easy way to make a drawing on your computer is to use the “Paint” program in Windows, then save the file as a .JPG or .GIF file. You can also use any other graphics program or simply draw your boss on a piece of paper and scan it. Please don’t send pictures containing clip-art. Submit your pictures of your boss via email to jeremiah(dot)murphy(at)gmail(dot)com and put BOSS in the subject. Thanks to everyone for sending in your pictures so far!

Please submit only goofy pictures that make fun, no pictures that portray harm to others.”

yg unik lagi, setiap kita mendekatkan mouse pada link “view drawings”, images akan berubah dengan tulisan “make sure your boss isnt looking!!!” hehehe

salah satu postingan karyawan yg stress. hahaha

Advertisements

bisa dibilang saya ikut ambil bagian dalam upaya memperkaya para pemilik angkot di jakarta. sebab angkot adalah kendaraan favorit (secara terpaksa) saya untuk menuju ke berbagai belahan kota yg indah dan molek ini.

karena seringnya saya menggunakan angkot, kebiasaan dan perilaku penumpangnya pun secara tidak langsung akrab dengan saya.

yang paling menggelitik anu (baca: pikiran) saya adalah karyawati (biasanya gadis-gadis atau ibu-ibu muda) kantoran yang kebetulan jadwal pulang kerjanya bersamaan dengan jam berangkat saya ke kampus.
busana kerja formal, klimis, bedak yg masih tebal, bau wangi dan, ehm, rok mini.. cukup menarik mengganggu perhatian. lihat saja tingkah-laku mereka mulai pertama masuk angkot hingga turun.

sepanjang pengamatan sok tau saya, 98,99% dari mereka tidak bisa duduk dengan nyaman. tiap beberapa menit mereka akan mengganti posisi duduk hanya demi menutupi apa yg seharusnya bisa dengan jelas dipampangkan dengan memakai rok mini. tanpa harus ikut mengalami, tentu kita bisa merasakan betapa ‘menderitanya’.

pertanyaannya di sini adalah, mengapa memakai rok mini jika nantinya hanya merepotkan?
dan mengapa saya masih tetap setia menggunakan angkot dan tidak segera membeli motor atau kendaraan lain?

yak! karena saya sama sekali tidak ingin membuat jakarta lebih macet lagi dengan bertambahnya seorang pengendara motor lagi. (percayalah, itu alasan pembelaan saya, yg sebenarnya tidak punya cukup duit untuk membelinya).

orang top

April 29, 2008

saat ke bandung beberapa waktu yg lalu. ada hal menarik yg menggelitik perhatian saya di sekitaran jalan riau. bukan heritage dan sederetan factory outlet yang bejibun jumlahnya. bukan juga wanita-wanita bandung yang cukup menarik dan berseliweran di depan saya. namun karena seorang bocah perempuan berpakaian training bersendal japit dan menggapit beberapa lembar koran berbungkus plastik.

seharian dia bergumul dengan binalnya kota bandung dan penghuni nya yg lebih heterogen dari hutan-hutan di indonesia bagian manapun. salutnya saya, dia masih sempat tersenyum kepada saya sambil menyodorkan beberapa lembar koran yg saya beli. seakan panasnya hari itu sama sekali tak membuat wajahnya murung dan menangis, seperti anak-anak seusianya biasa lakukan di pelukan ibu-ibu mereka.

orang top

saya suka menyebutnya dengan ‘orang top’. dengan perspektif saya sendiri tentunya, kalau sampeyan bagaimana?
nah, yang saya ingin ngerti sekarang adalah, apa yg kira2 sedang sampeyan lakukan pada saat usia-usia seperti bocah itu ? tidur di kasur empuk sambil ngemut permen yg tak ada habisnya atau malah membantu simbok mengangkat dagangan ke pasar atau bermain gundu dan layangan di sawah, atau….

mahasiswa tak normal

April 23, 2008

selasa malem kemaren saya (dengan sedikit terpaksa) berangkat ke kampus dengan tujuan ikut ujian mid. 3 sks Pengelolaan Sistem Informasi (PSI) dipertaruhkan di sini, meskipun masih midtest.

berangkat dengan nebeng mr.x, misi suci perjalanan ke kampus roxy pun resmi dimulai. rekor limabelas menit dari kebayoran baru ke roxy berhasil ditorehkan mr.x dalam sejarah per-sepeda-motoran versi manusia normal. tentu saja dengan kondisi jalanan macet berat khas jakarta, 3 spion mobil berhasil dibengkokkan dengan meriah-nya oleh mr.x.

tiba di kelas terlambat 5 menit, pak dosen sudah duduk manis di tempatnya. soal dibagikan, baca sekilas, dan perhatikan reaksi mahasiswa lain, ok, ternyata tidak ada yg menunjukkan gejala penyakit tidak-mengerti-soal-samasekali seperti yg tengah saya derita. jangan heran, untuk mata kuliah PSI, baru kali ini saya melihat wajah pak dosen yang imut dan funky ini. hari-hari sebelumnya, bahkan saya tidak tahu apakah dosen saya lelaki atau perempuan. jadi, tolong jauhi perilaku sesat seperti ini, saudara-saudara!

beberapa kali berusaha nengok kertas jawaban cewek tak dikenal di sebelah kiri, selalu ketahuan dan si cewek buru-buru nutup jawabannya. DASAR PELITTT!! jerit saya dalam hati. toh saya sempat melihat 5 ~ 6 jawaban dari kertasnya. hehehe, rasain! sisanya? jangan nanya, udah pasti saya nembak, alias menurut kata hati, jawaban mana yg paling sreg di mata, itulah huruf yg beruntung untuk saya silang. heheheh.

satu jam kemudian banyak mahasiswa yg sudah selesai dan mengumpulkan jawaban. saya panik. sebetulnya saya cukup yakin dengan jawaban-jawaban hasil nembak saya yang telah terbukti, ehm, jitu itu. tapi beberapa detik sebelum saya putuskan untuk mengumpulkan jawaban. dddrrrttt… handphone bergetar dengan biadabnya. ups, sms dari niko, dia ikut ujian juga tapi sudah keluar duluan. isinya, dbdcdbacaa dbacdbbd bdabd, yiiiha! jawaban ujian jek! lebih dari setengahnya tidak sama dengan jawaban saya. apa boleh buat..? akhirnya lebih dari setengah nomor soal saya silang lebih dari satu pilihan. satu pilihan yg salah, satu pilihan lagi pembetulannya. sip. langsung kumpulkan, sambil senyum2 mesum.

pas keluar kelas ketemu niko di luar.. yuhuu.. kalau seketika niko berubah wujud jadi cewek, pasti sudah saya pacarin saat itu juga. tapi mendadak semuanya menjadi mimpi buruk ketika dia bilang: ‘tadi itu jawaban yg aku kirim ke kamu kok kayaknya gak ada yg cocok yah? aku tinggal main forward aja lhoo!’ jeger!! itu berarti nilai ujian saya bakal jeblok habis-habisan. dan saya tahu betul mahasiswa normal akan merasa sedih karena itu. tapi rasanya saya tidak merasakannya. semua terasa begitu biasa.. duuh, bagaimana yah caranya bisa menjadi mahasiswa normal ?

entah saya yg kuper atau pak dosen yang terlalu banyak menonton film horor.. tapi beliau benar-benar membri gelar kelas kami \'eksekutif\'

entah saya yg kuper atau pak dosen yg terlalu banyak menonton film horor..tapi beliau benar-benar memberi gelar kelas kami ‘eksekutif’

itu bukan pintu lift!!

April 15, 2008

“KHUSUS BUSWAY”. Tulisan berwarna putih dengan latar hijau itu kini bisa sedikit tersenyum sebab setidaknya eksistensinya sedikit membawa hasil. jalur busway menjadi benar-benar eksklusif beberapa saat terakhir, bebas dari roda-roda lain selain busway, ambulance, pemadam kebakaran dan, ehm, para pejabat. (tapi saya sangat tidak yakin mereka taat bukan karena dua kata ‘KHUSUS BUSWAY’ itu, tapi kan karena…, you know lah)

secara pribadi yang menjadi penggelayut (apa sebutan orang yang selalu bergelayut di dalam busway?) setia bus raksasa ini, banyak kenangan manis dan kurang manis yang saya dapat. dasar saya orangnya tidak suka menunggu dan menghabiskan waktu dengan berdiri mengantri tanpa melakukan apapun, saya akan lebih memilih keluar dari antrian dan berdesak-desakan di dalam metromini, tapi setidaknya saya dalam kondisi “bergerak”. hahaha.

seperti yang terjadi disaat itu, terlalu konyol untuk mengantri berjam-jam dan pada akhirnya kehabisan oksigen dan pingsan di depan umum (hehe, jangan terlalu serius menanggapinya, saya terlalu mendramatisir kok).

yang paling terasa konyol adalah yang terjadi ketika saya kembali dari jogja, hari senin kemaren.
matahari masih malas mengahamburkan sinarnya untuk penduduk jakarta yang tak pernah bisa menunggu. tapi kemacetan kota jakarta senin pagi ini tampaknya lebih menakutkan bagi mereka daripada apapun yang kasat mata, lalu hal ini lah yang terjadi, pukul 5.30 pagi busway telah penuh sesak! tempat duduk di busway menjadi sama berharganya dengan sekardus indomie bagi korban banjir.

transit di halte dukuh atas, lemas sekali rasanya. dengan kelelahan yang luar biasa, samar-samar saya melihat busway koridor 6 dengan kondisi lengang. wakss.. mangsa empuk, entah dari mana, saya merasa energi saya memuncak sampai ubun-ubun. Hup, pembatas dari tali rafia saya lompati dengan sukses, saya dekati pintu belakang bus dan, Oh God.. pintu laknat itu bergerak menutup, terbiasa pakai lift di kantor, tangan kanan saya berusaha menahan pintu bus berharap akan terbuka lagi dengan otomatis, sama seperti pintu lift. itulah kebodohan saya disamping kebodohan-kebodohan yang lain. ehm, jadi saya tegaskan saja, PINTU BUSWAY ITU SAMASEKALI BERBEDA DENGAN PINTU LIFT, KAWAN! bukannya terbuka, dia malah terus menutup hingga menjepit tangan kanan saya, sip.. jadilah sekarang telapak tangan kanan saya setengah berada di dalam, dan setengahnya lagi ada di luar. beberapa saat saya menggelepar menahan sakit dan memukul-mukul badan bis dengan brutalnya. orang yang duduk di bagian belakang dan kebetulan melihat setengah tangan saya pasti akan berpikir, ‘wah.. wah.. lihatlah, ternyata busway ini telah terkena kutukan hantu tangan buntung, itu ada jari-jari tangan bergerak di pintu!’ tanpa melihat ada manusia sekarat berwajah ganteng sedang kejang-kejang di luar.

entah karena ada orang yang memberitahu sopirnya atau apa.. tiba-tiba pintu terbuka lagi. tangan saya terbebas dan saya segera bisa masuk dengan sedikit terpelanting. tanpa melihat wajah penumpang di bangku belakang, saya segera kabur ke bagian depan. sambil memegangi tangan kanan, saya senyum-senyum mesum di dalam bus. sambil bersumpah dalam hati, saya tak akan pernah menahan pintu busway dengan tangan lagi!

*saat menulis postingan ini pun telapak tangan saya masih terasa ngilu.

OverAll…

April 14, 2008

ok, ok,.. sebelum saya babak belur ditimpukin batu bata sama orang2 sekantor gara2 gak bawa oleh2 sama sekali dari Jogja, mending saya cerita dulu.

Rencana balik ke jakarta pukul 7 malem pake kereta api, eh, pukul setengah 2 ATM off line semua, padahal cuman ada beberapa lembar duit saja di dompet. Panik, akhirnya nunggu sambil berdoa (sambil belanja dagadu, yang bayarnya bisa gesek :D) Balik dari dagadu, ATM lencar lagi (horeee). Tapi, tiket kereta kosong yang ke jakarta, udah ludes semua. huks..!

Apess

Di pintu ATM itu tulisannya “Maaf, ATM OFFLINE!”

Panik lagi, langsung pukul 2 cabut ke terminal buat berburu bis malem ke Jakarta. Wih, dapet juga, tapi.. Oh God, berangkat pukul 3 sore, itu berarti beberapa menit kemudian. :((
Jadilah akhirnya, di atas bis malem, pukul 3 sore, dengan tangan kosong, tanpa oleh-oleh, perut belum terisi apapun. Sip, lengkaplah sudah!

Pas sampe di Kendal, kaca spion sebelah kiri bisnya ancur, gara-gara kebentur bak truk.
Ya, kira-kira seperti itulah, jadi kalo masih ada yang nanyain oleh-oleh sambil ngomel juga, ok, saya terima. Tapi di mana hati nuranimu wahai manusia… huuuuu… :((

Padahal kemaren ada yang wanti-wanti pesen “hei, jangan lupa bawa makanan khas nya yah..!” dengan tatapan mata yang seolah berkata “heh, gak bawa makanan, gue gorok lu.” Dan sekarang dengan pasrah saya hanya bisa mengatakan “silahkan”, sambil nyodorin leher.

*but overall, I do enjoy this trip!

mahalnya celana jeans

March 16, 2008

jeans

hari rabu tanggal 12 kemaren, yg tinggal di jakarta pasti tahu bagaimana binalnya lalu lintas sore harinya, selepas hujan.

kendaraan menumpuk hampir di setiap ruas jalan yang bisa dilalui di jakarta. saya pun menjadi salah satu dari banyak orang yang mungkin terkena imbasnya.

pukul 6 berangkat ke kampus di kawasan roxy untuk ujian akhir mata kuliah sistem digital, dan tebak apa yang terjadi..
dari kebayoran ke blokm yang biasanya hanya 5-10 menit, kali ini bengkak menjadi 1,5 jam! jadilah saya di blokm pukul 7.30, untuk ujian yang dimulai pukul 7, harusnya sekarang pun saya sudah terlambat.

kondisi yang gerimis, kelalahan yang luar biasa, macet yang bikin sesak membuat saya berpikir, apa iya mau dilanjutkan? keraguan pun berakhir ketika melihat antrean tiket busway di blokm yang sangat-sangat tidak wajar. dengan asumsi tiba di kampus sekitar pukul 21.30 bukan hanya ujian yang telah selesai, kampus pun telah dikunci.
bulat tekat saya sekarang. kampus, ujian dan berdesakan di busway telah saya coret dari jadwal saya hari itu. saya ada blokm, pukul 7.30 dengan pembatalan mutlak untuk ke kampus. apalagi yang saya pikirkan, tentu saja masuk ke mall dan.. shopping!

jadilah sekarang, keluar dari blokm, pulang dengan hasil sebuah celana jeans baru. ya, jeans yang tak hanya berharga beberapa rupiah, tetapi juga 3 sks sistem digital saya.